Mempergunakan Kesempatan Yang Ada
Penulis
: Jahja Gunawan Diredja
Penerbit
: Kompas
Tebal
: 214
halaman
Ukuran Buku : 210x140 mm
Tahun
terbit : Juni 2012
Harga Buku : Rp 49,300
Negeri kita telah banyak melahirkan
putra terbaik, yang karyanya merupakan manifestasi dari kecintaan kepada
negerinya. Sedikit berbeda
dari yang lainnya, kecintaan CT pada Indonesia selalu diwujudkan dalam kerja keras dan kerja nyata, yang dapat juga dinikmati oleh masyarakat luas. Pemikiran-pemikirannya dapat menjadi mercusuar bagi generasi muda yang memiliki hasrat dan mimpi yang sama.
dari yang lainnya, kecintaan CT pada Indonesia selalu diwujudkan dalam kerja keras dan kerja nyata, yang dapat juga dinikmati oleh masyarakat luas. Pemikiran-pemikirannya dapat menjadi mercusuar bagi generasi muda yang memiliki hasrat dan mimpi yang sama.
Tantowi Yahya, Artis, Anggota DPR RI
Sipnosis:
“Jangan jadi orang sukses, kalo
tidak di mulai dari tekad bulat”
Chairul Tanjung juga ada
menyampaikan pandangan-pandangannya tentang persoalan ekonomi dan menceritakan
aktivitasnya sebagai pengusaha. Biografi Chairul Tanjung yang diawali dengan
kisah bagaimana di tengah keterbatasan kondisi ekonomi keluarga, Chairul Tanjung mampu melanjutkan pendidikan ke
perguruan tinggi. Kedua orangtua sangat tegas dalam mendidik anak-anaknya,
termasuk Chairul Tanjung. Orangtuanya mempunyai prinsip, “Agar bisa keluar dari jerat kemiskinan, pendidikan merupakan langkah
yang harus ditempuh dengan segala daya dan upaya.” Apa pun akan mereka
upayakan agar anak-anak mereka dapat melanjutkan pendidikan tinggi sebagai
bekal utama kehidupan masa depan.
Sang ibunda, Halimah, mengatakan
bahwa uang kuliah Chairul Tanjung pertama yang diberikan kepadanya, diperoleh
ibunda dari menggadaikan kain halus miliknya. Buku ini juga mengisahkan
kehidupan rumah tangga dan keluarga Chairul Tanjung, ketika Chairul Tanjung
bertemu dengan perempuan Jawa, Anita Ratnasari, yang tegas dan tegar.Dalam buku
ini, Chairul Tanjung mengungkapkan bahwa, “bagi saya, ibu adalah segalanya.”
Chairul Tanjung percaya bahwa surga ada di telapak kaki ibu. “Bila kita
benar-benar berbakti kepada ibu sepenuh hati dan ikhlas, maka surga akan kita
gapai di dunia. Itu yang saya alami sendiri,” demikian Chairul Tanjung
berpendapat.
Bab-bab berikutnya masih
menceritakan kehidupan masa muda Chairul Tanjung, saat-saat menjadi mahasiswa
sampai kisah awalnya menjadi wirausaha. Tahun 1987, Chairul Tanjung menjadi
kontraktor pembangunan pabrik sumpit di Citeureup, Bogor, seluas 800 meter
persegi. Tapi yang jadi malah pabrik sandal. Chairul Tanjung mengembangkan Para
Group, kemudian mengganti nama perusahaannya menjadi CT Corp. Secara umum CT Corp terdiri atas tiga perusahaan
subholding yaitu
Mega Corp, Trans Corp, dan CT Global Resources. Mega Corp adalah perusahaan
induk untuk jasa keuangan yang melayani masyarakat di sektor perbankan,
asuransi, pembiayaan, dan pasar modal. Trans Corp adalah perusahaan induk yang
bergerak di bisnis media, gaya hidup, dan hiburan. Dalam perusahaan ini,
terdapat dua stasiun TV, yaitu Trans TV dan Trans 7, portal berita Detik, dan
perusahaan ritel Careefour. Selain itu juga ada perusahaan yang bergerak di
bidang makanan dan minuman, hotel, biro perjalanan, dan sejumlah department
store yang menyediakan kebutuhan fashion merek terkenal dan high-end. Sedangkan
CT Global Resources adalah perusahaan induk yang fokus pada bisnis
perkebunan.
Penilaian:
Kelebihan :
Buku
ini menarik dibaca dan bermanfaat bagi siapa saja yang ingin mengetahui
bagaimana seorang Chairul Tanjung yang sukses dari yang tidak punya apa-apa
menjadi punya segalanya. Juga menarik cerita yang terkandung nilai pesan moral
yang baik di sampaikan oleh penulis, juga banyak hal yang bisa dipelajari
contohnya baktinya seorang anak kepada ibunya, tetap semangat untuk mencapai
keberhasilan, dan banyak lagi yang bisa dipelajari. Bahasa penuturan yang
digunakan cukup menarik untuk di baca karena sederhana dan mudah dicerna untuk
berbagai kalangan.
Sudut pandang yang di gunakan orang pertama serba tahu. Dengan
sudut pandang yang digunakan penulis ini menjadi kelebihan novel ini juga,
karena penulis dapat focus menceritakan suasana hati tokoh, sehingga pembaca
lebih dapat menangkap kondisi yang sedang terjadi dan menyentuh hati pembaca.
Di selingi dengan foto-foto Chairul
Tanjung, menjadikan nilai tambah dari buku ini.
Kekurangan :
Buku ini memiliki kertas yang
kurang bagus warnanya kuning dan begitu tipis sehingga tidak begitu nikmat
kalau dilihat, dan begitu pula dengan cover bukunya warna kurang
begitu bagus, seharusnya menggunakan berwarna agar pembaca dapat tertarik.
Manfaat dan saran dari pembaca buku:
Manfaatnya : Pembaca mendapat
pelajaran supaya berhasil menjadi pengusaha sukses dengan hasil kerja kerasnya dan
hasil keringatnya sendiri, dan bukan warisan keluarga konglomerat. Lalu sikap
tokoh utama untuk menghadapi masalah yang ada, bahkan tokoh utama memberi
contoh untuk kita menghormati orang tua , terlebih ibu.
Sarannya : Buku
ini cocok di baca dari anak maupun orang tua, supaya mengerti bagaimana
memiliki pendirian, juga peduli dengan keluarga inti.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar